Tokoh Penggerak Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Di Wilayah Perbatasan

Fary Francis
(Pendiri Sekolah Sepak Bola Bintang Timur Atambua)

Pada hari Sabtu, 9 September 2017 bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional, bertempat di Stadion dr. Moch. Soebroto Kramat Selatan, Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo menganugerahkan penghargaan kepada 10 tokoh olahraga nasional. Salah satu diantaranya adalah Pendiri Sekolah Sepak Bola Bintang Timur, Fary Francis, yang mendapat penghargaan sebagai TOKOH PENGGERAK PEMBINAAN SEPAK BOLA USIA DINI DI WILAYAH PERBATASAN. Berikut ini adalah makna penghargaan tersebut:

    • SSB Bintang Timur Atambua menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga atas penghargaan yang diberikan kepada pendiri SSB. Tentu penghargaan ini adalah motivasi sekaligus tantangan agar SSB Bintang semakin dikelola dengan profesional dan semakin menjadi wadah pembentukan karakter anak-anak perbatasan.

    • Terima kasih juga kepada para siswa SSB, orang tua siswa yang telah mempercayakan anak-anaknya dalam asuhan SSB Bintang Timur, para pelatih dan instruktur, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu, Pemerintah Provinsi NTT, Komunitas Masyarakat Gila Bola NTT, manajemen SSB Bintang Timur, media cetak, online dan elekronik serta berbagai pihak yang telah dengan caranya masing-masing telah berkontribusi bagi kehadiran, perkembangan dan kemajuan SSB Bintang Timur. Penghargaan ini juga adalah apresiasi atas dedikasi, kerja sama dan perhatian pihak-pihak ini.
    • SSB Bintang Timur Atambua baru menuju usia 2 tahun. Berdiri pada tanggal 21 November 2015. Belum banyak prestasi di lapangan sepak bola yang diraih selama kehadiran SSB ini karena memang fokus dan orientasi SSB bukan semata-mata prestasi tetapi pembinaan dan pembentukan karakter para siswa. Dengan pemikiran ini, penghargaan yang diperoleh tentu bukan karena prestasi semata, tetapi karena inisiasi dan gagasan menghadirkan SSB di perbatasan yang berperan membangun sumber daya manusia dan pembentukan karakter anak-anak perbatasan. Jalan ini memang sepi karena investasinya begitu panjang. Hasilnya tidak diperoleh saat ini. Namun, kami berani melangkah di jalan sepi ini karena kami mencintai anak-anak perbatasan, mereka mesti memiliki harapan dan mimpi besar walau dalam keterbatasan. Dengan membentuk karakter dan kepribadian sejak dini, kami yakin anak-anak perbatasan akan menjadi anak-anak harapan, dan menjadi harapan bagi banyak orang kelak.

    • Kehadiran SSB Bintang Timur di tapal batas negeri adalah wadah dan rumah untuk membina dan mengembangkan potensi anak-anak perbatasan melalui sepak bola. Sudah cukup lama, anak-anak di perbatasan tidak mendapatkan ruang dan wadah untuk mengembangkan potensi mereka. Apalagi SSB memberikan fokus dan orientasi pada pengembangan kepribadian dan karakter melalui kurikulum SBB. Nilai-nilai hidup seperti disiplin,sportivitas, kerja sama, loyalitas, nasionalisme, kemandirian, daya tahan, pengorbanan, dll adalah nilai-nilai yang sejak dini ditanamkan kepada para siswa, anak-anak perbatasan ini. Dari konteks ini, penghargaan yang diterima semata-mata adalah apresiasi atas semuanya itu.
    • SSB Bintang Timur adalah wadah yang melahirkan harapan anak-anak perbatasan, dan membuka wawasan dan cakrawala mereka untuk meraih harapan dan mimpi-mimpi yang lebih besar, lebih luas, lebih tinggi dari sekadar harapan dan mimpi di tanah perbatasan. Melalui sepak bola, anak-anak ini dapat melihat realitas yang lain di luar perbatasan. Melalui sepak bola, mereka dapat bersilaturahmi dengan sahabatnya yang lain di daerah lain. Melalui sepak bola, mereka dapat mengalami perjumpaan dengan situasi baru, budaya dan kebiasaan baru di tempat lain. Sepak bola membuat harapan mereka semakin besar. SSB hadir untuk membangun harapan mereka yang setinggi bintang timur, harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik kelak, harapan untuk menjadi berguna bagi orang lain, bangsa dan negara suatu saat nanti. Tentu penghargaan ini adalah stimulans untuk terus memacu semangat anak-anak perbatasan agar giat berlatih, tekun belajar, sekaligus memperteguh komitmen pihak SSB agar terus semangat membangun harapan di tanah perbatasan.
    • Penghargaan ini adalah kepercayaan bagi SSB Bintang Timur untuk terus mengembangkan pembinaan sekolah sepak bola usia dini, tidak saja di perbatasan Atambua, tetapi juga di daerah lain di NTT. Kami percaya, ibarat bangunan, SSB adalah fundasinya. Jika fundasinya kuat maka bangunan akan kokoh. Bila fondasinya rapuh, bangunan mudah rubuh. Sepak bola NTT akan menjadi kuat dan berkembang bila para pemainnya memiliki karakter teruji, mental yang matang dan kepribadian yang handal. Semua itu adalah menu harian sekolah sepak bola. Kepercayaan ini akan kami jaga dan kembangkan.

Terima kasih.
Salam sepak bola!!!

Save