Bintangtimur.id, Kupang — Head Coach Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri akan melakukan seleksi pemain U-19 di Stadion Lebijaga Bajawa. Para pemain yang akan diseleksi berasal dari seluruh wilayah Pulau Flores, Alor, dan Lembata.

Indra Sjafri kepada bintangtimur.id, Selasa (7/3), mengatakan, PSSI Pusat sudah menyetujui permintaan dari Pemda Ngada untuk melakukan seleksi pemain U-19 di Bajawa. “Surat permintaan dari Pemda Ngada ditandatangani langsung Bupatinya Pak Marianus Sae, meminta agar kita melakukan seleksi di Bajawa. Prinsipnya kita selalu siap, karena Bajawa merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi pemain sepakbola yang handal,” ujar Coach Indra.

Menurut Coach Indra, sesua schedule, pelaksanaan seleksi akan dilakukan tangg 18-19 Maret. Polanya nanti adalah, panitia seleksi akan melakukan seleksi terlebih dahulu. Setelah diambil sekitar 25-30 orang baru kita yang melakukan seleksi,” ujarnya.

Coach Indra memberi apresiasi kepada Bupati Ngada Marianus Sae yang begitu peduli dengan sepakbola di wilayahnya. “Indonesia membutuhkan pemimpin seperti ink yang samgat peduli dengan sepakbola. Pak Marianus memulai dari daerahnya, karena Ngada merupakan salah satu barometer sepakbola NTT. Karena itu, saat permintaan masuk, saya langsung menyanggupinya,” ungkap Coach Indra.

Coach Indra optimis, dalam blusukannya ke Bajawa nanti, pasti menemukan talenta terpendam yang selama ini tidak tersentuh. “Saya yakin dan optimis, seleksi di Bajawa nanti, bisa menemukan talenta sepakbola yang memiliki bakat yang sangat luar biasa. Karena, saya sudah melihat beberapa pemain asal Bajawa, yang kualitasnya sangat bagus,” ujarnya.

Bupati Marianus Sae, dalam suratnya, meminta agar Coach Indra Sjafri bisa melihat langsung potensi pesepakbola yang dimiliki Kabupaten Ngada dan wilayah sekitarnya. Karena selama ini, potensi sangat besar, namun tidak ada yang mau melihat talenta tersebut,” ujar Marianus

Bupati Marianus berharap, talenta yang dimiliki para pemain, harus terus ditingkatkan sehingga bisa bersaing dengan daerah lain di NTT.

“Kita akan berikan pemain yang terbaik, agar produknya di Timnas nanti merupakan aset terbaik wilayah kita,” ujarnya.

Ketua Sport Intellegence PSSI Pusat Fary Francis memberikan penghargaan yang luar biasa kepada Bupati Ngada atas kesediaannya mengundang Coach Indra melakukan seleksi Timnas U-19 di Bajawa. “Ini terobosan yang luar biasa, dan bisa diikuti warga NTT lainnya.

Fary berharap, kesempatan emas ini harus dimanfaatkan seluruh potensi sepakbola NTT, agar semakin banyak talenta NTT yang berada di Timnas. “Dukungan Asprov dan Askab PSSI sangat penting untuk kelancaran proses seleksi Coach Indra do Bajawa,” ujarnya.