Bintangtimur.id-Kupang—-KETUA Sport Intellegence PSSI Pusat Fary Francis dan rombongan melakukan studi banding Sport Intellegense di Itali dan Spanyol. Dua negara tersebut termasuk kategori terbaik di dunia berkaitan dengan Sport Intellegense.

“Saya dan rombongan sekitar seminggu akan berada di dua negara tersebut. Misi kami adalah untuk melakukan studi banding berkaitan dengan tugas kami  di bidang Sport Intellegence di PSSI Pusat. Dua negara tersebut menjadi tujuan, karena terbaik di dunia,” ujar Fary, kepada bintangtimur.id, dari Itali, Rabu (15/3).

Fary mengatakan, dalam kunjungan tersebut, pihaknya akan berdiksusi berbagai hal berkaitan dengan tugas yang dipercayakan di PSSI, sehingga saat kembali ke Indonesia, menjadi masukan berharga demi kemajuan sepakbola Indonesia. “Kita tahu bersama bahwa manajemen sepakbola usia muda terbagus saat ini ada di Spanyol dan Italia. Kalau di Spanyol ada di Barcelona, sehingga kita akan bertemu manajemen Barcelona nanti,” ujarnya.

Menurut Fary, saat ini pihaknya sedang berada di Itali, dan sudah beberapa klub yang dikunjungi seperti AS Roma dan Juventus. “Kita ketemu dengan manajemen klubnya, dan sudah berbicara banyak hal berkaitan dengan manajemen dan teknik sport intelligence modern yang mereka gunakan. Kita aan sesuaikan dengan kondisi kita di Indonesia,” ungkapnya.

Fary menambahkan, setelah dari Itali, mereka akan berkunjung ke Spanyol dan akan bertemu dengan manajemen Barcelona. “Semua jadwal dan schedule sudah oke, prinsipnya kita ke Spanyol bisa bertemua langsung dengan manajemennya,” tandas Fary.

Dia berharap, perjalanan studi banding ini bisa membawa dampak positif untuk sepakbola Indonesia. “Saya yakin dan optimis, studi banding ini bisa mengubah sepakbola Indonesia. Berbagai catatan penting selama kunjungan, menjadi poin utama saat kembali ke Indonesia, dan memberi masukkan untuk kejayaan sepakbola Indonesia,” ujarnya.

Pegiat Sepakbola NTT, David Fulbertus mengatakan, kunjungan Fary Francis dari Sport Intellegence ke dua negara super sepakbola dunia, bisa membawa titik terang perubahan sepakbola di Indonesia. “Sebagai pegiat sepakbola di NTT, kita berharap ada efek kunjungan tersebut ke NTT, dan saya sangat yakin dengan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki Pak Fary dan rombongan,” ujarnya. (aps)