Bintangtimur.id, Kupang — Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Timur Atambua terus berbenah. Setelah memiliki lapangan sepakbola sesuai standar FIFA, kini manajemen membangun satu lagi fasilitas olahraga sesuai standar Federasi Futsal Indonesia yaitu lapangan futsal.

“Semua fasilitas yang dibangun ini untuk kemajuan dan perkembangan sepakbola dan futsal di perbatasan,” ujar pendiri SSB Bintang Timur Atambua, Fary Francis, kepada bintangtimur news.

Menurut Fary, kehadiran fasilitas olahraga seperti ini merupakan dambaan setiap insan olahraga khususnya pemain sepakbola dan futsal. Untuk wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, fasilitas seperti ini belum pernah ada. Karena itu, pihaknya berjuang untuk membangun fasilitas ini agar anak-anak perbatasan bisa terbiasa dengan fasilitas yang lebih bagus.

“Kita tentu bisa bangga kalau anak-anak perbatasan bisa bermain di lapangan yang bagus dan sesuai standar. Padahal, itu mungkin mimpi mereka sebelumnya,” ujarnya.

Fary berharap, dengan adanya fasilitas seperti ini, diharapkan dari daerah perbatasan akan lahir pemain berkualitas sesuai dengan kemampuannya. “Saya optimis, dari tanah perbatasan selalu ada harapan besar. Kita tinggal menunggu waktu mereka menjadi pemain besar di masa mendatang.

Direktur SSB Bintang Timur Atambua Jhon Leki menambahkan, lapangan futsal ini, rumputnya didatangkan dari Jawa. Sehingga kualitasnya sangat bagus. “Terima kasih kepada Pak Fary Francis yang terus berinovasi dalam membangun kemajuan sepakbola dan futsal dari tanah perbatasan. Kita terus memberi spirit untuk Pak Fary, sehingga terus bekerja membangun olahraga di NTT dan Indonesia,” ujarnya. (aps)