Sekjen PSSI Ratu Tisha Destri bersama Deputi Sekjen Bidang Bisnis serta Marketing Marsal Masita, dan Direktur Teknik Danurwindo juga coba menjajaki kerja sama dengan DFB. (Foto-dok:PSSI)

BINTANGTIMUR.NEWS, Frankfurt. – Agar perkembangan sepakbola Indonesia bisa lebih baik lagi. Kabarnya, para pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) pun mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Federasi Sepakbola Jerman (DFB), di kantor DFB, Frankfurt, Jerman sejak, 27 hingga 29 Maret 2018.

Menariknya, lewat  Sekjen PSSI Ratu Tisha Destri bersama Deputi Sekjen Bidang Bisnis serta Marketing Marsal Masita, dan Direktur Teknik Danurwindo juga coba menjajaki kerja sama dengan DFB. Ya, terutama untuk kepentingan perkembangan sepakbola di Tanah Air.

Pada kesempatan ini, DFB melalui Sekjennya, dr Friedrich Curtius menyambut baik kehadiran PSSI dalam workshop ini yang bertema “Sport and Development”. Dia menyebut Indonesia sebagai negara besar cabang olahraga sepak bola dan bulutangkis.

“Kami sangat senang, menyambut kedatangan PSSI di sini. DFB siap bekerja sama dengan PSSI untuk pengembangan sepak bola yang lebih baik,” ujar Curtius.

PSSI dan DFB tukar cenderamata di markas DFB Franfurt.
(Foto-dok:PSSI)

Curtius bilang, workshop seperti ini sangat bagus untuk melihat bagaimana secara intensif dan penuh semangat, para ahli dari berbagai negara bekerja sama dengan tujuan mengembangkan konsep berkelanjutan.

“Sejauh ini sekitar 250 ribu anak-anak dan remaja di 17 negara di seluruh dunia telah mendapatkan manfaat dari langkah olahraga Jerman untuk pembangunan yang dilakukan. Pemerintah Federal Jerman dan DFB merupakan mitra penting bagi keberhasilan langkah ini. Seperti nanti di Indonesia, dengan bantuan lewat sepak bola bisa memperbaiki kondisi yang ada,” kata Curtius.

Sementara itu, Tisha juga mengucapkan terima kasih kepada DFB yang telah mengundang PSSI untuk hadir di acara ini. PSSI saat ini, memang, berkomitmen untuk terus memperbaiki pengembangan sepak bola Indonesia dengan tujuan meraih prestasi yang lebih baik ke depannya.

“PSSI dan DFB jajaki potensi kerja sama di area coaching education dan grassroot football development. Objektifnya untuk pengembangan karakter anak-anak melalui sepakbola, edukasi anak-anak akan respect discipline, fair play, dan unity. Didukung oleh potensi kerjasama antara pemerintah Jerman dan Indonesia,” pungkas Tisha.