Pembina Panitia Kick Off nasional Piala Menpora 2018 Fary Djemi Francis, saat memberikan pengarahan kepada panlak, dalam rapat panitia, di resto nekamese, Sabtu (21/4)

Bintangtimur.news – Kupang – Panitia Pelaksana (Panpel) Kick Off Nasional Piala Menpora U-12, U-14, U-16, dan Liga Mahasiswa memutuskan pelaksanaan event tersebut dilakukan tanggal 5 Mei 2018 di Kawasan Olahraga Bintang Timur Atambua. Perubahaan tanggal dari 27 April ke 5 Mei merupakan hasil kesepakatan dalam rapat Panpel yang dihadiri langsung Pembina Fary Djemi Francis.

Rapat yang digelar di Resto Nekamese, Sabtu (21/4) tersebut, membicarakan berkaitan dengan persiapan teknis pelaksanaan event yang digelar di daerah perbatasan Indonesia-Timor leste tersebut.

Fary Francis dalam arahannya kepada Panpel mengungkapkan, persiapan panitia harus dilakukan dengan baik, agar bisa membayar kepercayaan yang sudah diberikan Kemenpora RI.

“Kita patut berterima kasih kepada Pak Menpora yang sudah mempercayakan NTT menjadi tuan rumah kick off nasional. Ini kepercayaan yang luar biasa, sehingga kepada Panpel agar bekerja sungguh-sungguh, dan memberikan hasil kerja yang memuaskan semua pihak,” ungkap Fary, yang juga Ketua Sport Intelgence PSSI Pusat ini.

Fary juga meminta kepada Panpel agar dalam pelaksanaan event ini bisa bersinergi dengan Asprov PSSI NTT dan semua komponen pegiat sepakbola di NTT, sehingga kegiatan ini menjadi event semua masyarakat NTT, khususnya masyarakat di daerah perbatasan dan Masgibol NTT.

“Saya minta panitia melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan baik, sehingga semua rangkaian acara bisa tertata dengan baik. Untuk itu, pembentukan panitia kecil seperti ini sangat penting, agar keberlangsungan acaranya bisa meriah dan bagus. Saya minta dalam pembukaan nanti harus ada perpaduan olahraga dan budaya, sehingga suasananya bisa terpadu dan meriah,” tegas Ketua Komisi V DPR RI ini.

Fary berharap, kegiatan ini harus menjadi pembuka proses keberlangsungan majunya pembinaan usia muda di NTT, khususnya di wilayah perbatasna. Karena itu, dalam pembukaan nanti, pihaknya berencana mengundang tim usia muda Timor Leste.

“Saya harap coba digagas saat pembukaan nanti ada pertandingan persahabatan dengan tim usai muda Timor Leste, karena kita berada di daerah perbatasan. Kalau bisa berjalan baik, tentu kerjasama pembangunan sepakbola usia muda kedua negara bisa berjalan bersama,” ujarnya.

Ketua Panitia Sipri Seko mengungkapkan, apa yang disampaikan Fary Djemi Francis merupakan panduan untuk pelaksanaan kick off nasional. Karena itu, kepada panitia diminta untuk segera melakukan persiapan teknis.

“Mulai minggu ini kami sudah bekerja dan berkoordinasi dengan Korda Belu, Malaka, dan TTU, Pak Jhon Leki, agar event ini bisa dihadiri semua kategori, dan masyarakat penggila bola dari 3 kabupaten tersebut. Karena, kita ingin pembukaan kick off nasional meriah dan berbeda dengan acara sejenis di daerah lain,” tegas Sipri.

Menurut Sipri, dia tidak ragu dengan kerja pantia, karena event seperti ini sudah sering dilakukan. Namun, yang paling penting semua komponen harus bisa diajak untuk menyukseskan kegiatan ini.

“Kita optimis event kick off nasional ini menjadi pembeda dengan event lainnya di Indonesia. Untuk itu, persiapan panitia harus dilakukan dengan cermat dan terus bersinergi. Dalam minggu ini kita akan berkoordinasi dengan PSSI NTT berkaitan dengan aparatur pertandingan dan persiapan lainnya,” ungkapnya. (AM7)