Ketua Umum FOSSBi Zuchli Imran Putra (kedua dari kanan) foto bersama Asdep Pengelolaan Olahraga Pnedidikan Dr. Alman Hudri (kiri), Direktur Pembinaan Usia Muda FFTL Gregorio, pendiri Akademi dan SSB Bintang Tuimur Atambua Fary Djemi Francis, dan wakil Bupati Belu Ose Luan, saat Kiack Off Nasional Piala Menpora 2018 di Atambua.

Bintangtimur.news – Jakarta – Ketua Umum Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI), Zuchli Imran Putra, meyakini sepakbola NTT bisa jadi barometer pembinaan sepakbola muda indonesia. Banyak komponen di NTT yang bergerak bersama untuk membangun sepakbola usia muda di NTT.

“Setelah saya hadir langsung di NTT dalam rangka Kick Off Nasional Piala Menpora di Lapangan Sepakbola Bintang Timur Atambua, saya melihat ada harapan besar untuk sepakbola usia muda NTT. Karena banyak pihak yang mau urus bola di NTT. Apalagi didukung dengan beberapa infrastruktur yang mulai memadai seperti lapangan sepakbola Bintang Timur ini,” ujar Imran.

Menurut Imran, kehadiran Masgibol NTT bersama pendiri SSB dan Akademi Bintang Timur Atambua, Fary Djemi Francis, dan pendiri Bali United Akademi Kupang David Fulbertus, menjadi kekuatan besar untuk pembinaan dan prestasi sepakbola usia muda NTT.

“Sejujurnya saya bangga dan kaget dengan gilanya Masgibol NTT yang mau bahu membahu bersama dua ‘orang gila’ sepakbola yakni Pak Fary dan Pak David yang bersama-sama membangun sepakbola NTT. Tentu ini bagi saya adalah kekuatan bedsar yang bakal menjadikan NTT barometer pembinaan sepakbola usia muda,” tegasnya.

Menurut Imran, mencermati kondisi ini FOSSBI sudah memikirkan untuk bersinergi dalam rangka peningkatan dan pengembangan pesepakbola usia muda di NTT.

“Kita akan membuat banyak event di NTT agar bisa melihat talenta muda asal NTT. Selain NTT, beberapa pemain muda NTT yang bagus, akan kami ajak untuk mengikuti beberapa pertandingan internasional yang digelar di beberapa negara Eropa dan Amerika Latin. Maksudnya adalah untuk menggairahkan pembinaan usia muda di NTT,” ungkapnya.

Direktur Pembinaan Usia Muda Federasi Futebol Timor leste (FFTL) Gregorio, mengaku  senang bisa hadir langsung dalam Kick Off Nasional Piala Menpora di Atambua.

“Saya senang bisa hadir di sini dan bersama-sama dengan FOSSBI   Kemenpora RI, Masgibol NTT, Pak Fary dan Pak David, berkomitmen untuk memajukan sepakbola usia muda. Kalau kita terus bersama, maka sepakbola usia muda kedua negara akan berkembang bersama-sama. Kedepan, banyak program yang akan kita buat bersama dalam rangka membangun sepakbola usia muda Timor Leste dan Indonesia,” ujar Greg.

Pendiri Bali United Akademi David Fulbertus menyambut baik gagasan dari Ketua Umum FOSSBi tersebut. Bagi david, pembinaan usia muda menjadi fokus bersama Akademinya dengan SSB dan Akademi Bintang Timur Atambua.

“Sama seperti Pak ketuam FOSSBi, kehadiran Masgibol NTT selalu memberi spirit dan perubahaan dalam membangun sepakbola NTT. Kami yakin dan optimis, dengan sinergi yang baik, sepakbola usia muda NTT akan berkembang,” ujarnya.

Pendiri SSB dan Akademi Bintang Timur Atambua Fary Djemi Francis, sependapat dengan Ketum FOSSBI. Bagi Fary, pembinaan sejak usia muda merupakan langkah awal yang baik ntuk menggapai prestasi di masa mendatang.

“Kita prinsipnya sangat siap bersinergi dengan FOSSBI dalam meningkatkan kualitas pembinaan usia muda di NTT. Selama ini bersama Pak David kita sudah bersama-sama dalam pembinaan usia muda. Tentu butuh sinergi yang lebih besar untuk menggapai prestasi sepakbola NTT yang lebih baik lagi,” ujarnya. (AM7)