Foto bersama Menteri Desa, pendiri SSB Bintang Timur Atambua fary Djemi Francis dan pemain SSB Bintang Timur Atambua.

Bintangtimur.news – Jakarta – Usai seri nasional Aqua Danone Nations Cup (ADNC) 2018, pemain SSB Bintang Timur Atambua berkesempatan mengunjungi dua kantor kementerian yakni Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) .

Kehadiran para pelajar dari perbatasan yang didamping ilangsung pendiri SSB Bintang Timur Atambua Fary Djemi Francis,  diterima langsung  Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjoyo.

“Suatu kebanggaan luar biasa bagi anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Timur Atambua. mereka bisa bertemu dan berpose bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan Menteri Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjoyo . Anak-anak yang berasal dari batas negara ini bisa merasakan suasana ibukota bahkan bertemu dengan para pejabat negara,” ungkap Fary yang juga Ketua Komisi V DPR RI ini.

Menurut Fary, mereka anak-anak U-12 adalah generasi masa depan bangsa. Walau berasal dari perbatasan, mereka tetap memiliki harapan untuk menjadikan masa depan lebih baik melalui sepak bola. Kemarin mereka telah mewakili Provinsi NTT dalam turnamen AquaDNC seri nasional dan berhasil tembus perempat final.

“Sebelum kembali ke NTT, mereka merayakan momennya sebagai anak bersama dua menteri ini. Selamat Hari Anak nasional buat anak-anak perbatasan negeri. Tetaplah berprestasi,” ujar Fary.

Pelatih SSB Bintang Timur Atambua Choach Ovik mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu langsung dua Menteri di Jakarta. Bagi Ovik, dua momentum itu tidak pernah dia lupakan selama hidupnya.

“Saya ucapkan erima kasih banyak kepada Pak Fary Francis yang sudah memberi kesempatan kepada saya dan pemain untuk bertemu langsung Pak MenteriDesa dan PUPR. Selama ini kami hanya lihat di Televisi, sekrang saya dan anak-anak bisa berada di ruang kerja langsung dan foto bersama. Terima kasih Pak fary atas segala perjuangan dan kesempatannya,” ungkap Ovik. (AM7)