Sekretaris Asprov PSSI NTT Lambert Ara Tukan foto bersama dengan tim Liga Desa Nusantara asal Desa Ampera, Kabupaten Alor.

Bintangtimur.news – Kupang – Sekretaris Asprov PSSI NTT Lambertus Ara Tukan meminta pemain asal Desa Ampera Kecamatan Alor Barat Laut (Abal) yang akan mengikuti Seri Nasional Liga Desa Nusantara, di Tangerang, Banten, tanggal 27-30 November 2018, untuk menghormati semua keputusan wasit.

“Saya minta kepada selruh pemain agar tunjukkan kualitas kalian di dalam lapangan dengan menghormati semua keputusan wasit. Apabila wasit sudah meniup peluit, hargai dan hormati keputusan itu, karena keputusan wasit tidak bisa diganggu gugat,” ujar Lambert saat pembekalan terhadap peserta Liga Desa Nusantara di Neo Aston Hotel, Senin (26/11).

Hadir dalam pembekalan tersebut, wakil dari Kemendes Ully, Korwil Liga Desa NTT, Sipri Seko, Korda Liga Desa Alor, Sokan B Teibang, pemain Desa Ampera dan tim pelatih Hector.

Lambert menegaskan, setiap pemain yang profesional harus memiliki atitude yang bagus. Karena itu, bagi pemain NTT yang akan berlaga di seri nasional, harus tunjukkan mental dan karakter yang baik sebagai anak NTT.

“Kalian nanti akan bermain bola, bukan tendang kaki orang lain. Praktekkan apa yang sudah diberikan oleh para pelatih. Jangan membuat hal-hal yang merugikan tim dan diri sendiri,” ujar Lamber yang juga Sekretaris Dispora NTT ini.

Lambert yang juga Wakil Ketua KONI NTT ini berharap agar Desa Ampera bisa mendapatkan hasil yang bagus di seri nasional nanti. Sebagai Asprov PSSI NTT, pihaknya selalu mendukung setiap orang, lembaga atau tim yang akan memajukan sepakbola NTT.

“Kalian masih muda dan memiliki potensi besar untuk menjadi pemain sepakbola profesional. Tunjukkan  kualitas di seri nasional, pasti akan dilirik pemandu bakat dari tim-tim besar Liga Indonesia. Kami dari PSSI NTT terus mendukung untuk kemajuan sepakbola NTT,” ungkap Lambert.

Ully dari Kemendes RI mengungkapkan, dia sangat bangga bisa menjadi bagian dari tim Desa Ampera, Kabupaten Alor, NTT.

“Saya senang dan bangga bisa berada di NTT dan menjadi bagian dari itm ini. Sesuai info yang saya dapat, dari 12 tim yang ikut ke seri nasional nanti, baru NTT yang persiapannya sungguh luar biasa. Kami berharap tim ini bisa berhasil di seri nasional nanti,” tegasnya.

Sokan Teibang mengungkapkan, timnya menuju seri nasional penuh dengan keterbatasan. Namun, keterbatasan itu menjadi pemicu untuk berprestasi.

“Saya sudah ingatkan kepada anak-anak tentang keterbatasan ini. Mereka semua sudah berkomitmen untuk menunjukan permainan terbaik dan membawa pulang piala Juara I ke Alor. Kami minta dukungan dan doa seluruh warga Alor dan NTT yang ada di selruh Indonesia, agar tim kita ini bisa berhasil dan juara,” tegasnya. (AM7)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here