Bintangtimur.news – Kupang – Pemerintah Provinsi NTT bangga memiliki pemain yang bisa menjaga nama baik NTT di event apapun. Karena itu, melalui event Liga Desa Nusantara ini, semua pemain asal Desa Ampera, Kecamatan Alor Barat laut (Abal), harus menunjukkan sportivitas baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan.

“Kalian semua adalah wakil atau utusan NTT di seri nasional ini. Tentu ini menjadi kebanggaan buat kalian pribadi, para orangtua, dan seluruh warga NTT. Untuk itu, saya minta agar bisa menjaga nama NTT dan harumkan nama NTT di event tersebut,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi NTT Flori Mekeng, saat memberikan pembekalan kepada pemain dan tim pelatih yang akan mengikuti seri nasional Liga Desa Nusantara, di tangerang, Banten, 27-30 November 2018.

Selain Flori, pemateri lainnya adalah Ully dari Kemendes RI, Korwil Liga Desa NTT Sipri Seko dan Korda Alor Sokan Teibang.

Mekeng mengatakan, sebagai pemain sepakbola prestasi juara merupakan mimpi yang harus diwujudkan. Untuk menggapai itu, tentu harus melalui proses yang matang, yang dilakukan tim pelatih, manajemen, dan pemain.

“Tidak ada kemenangan dalam sepakbola tanpa adanya gol. Tidak akan terjadi gol tanpa sebuah proses yang baik dari seluruh pemain. Untuk itu, segala proses yang dilakukan harus melalui tahapan-tahapan yang sudah digariskan dalam aturan sepakbola. Saya yakin, kalau itu dijalankan dengan betul oleh pemain, nama NTT bakal harum semerbak di level nasional nanti,” tegas Mekeng.

Mekeng yang juga gelandang lincah Anggur Merah FC ini, meminta agar semua pemain, official dan pelatih untuk menjaga atitude atau tingkah laku di luar lapangan. Biasanya, tim dari NTT selalu kalah duluan sebelum bertanding.

“Saya berjarap betul agar semua pemain tuntaskan tugas dan kewajiban sebagai duta NTT di Liga Desa Nusantara. Tunjukkan bahwa kalian memang layak dan pantas berada di seri nasional. Kami siap berada dipinggir lapangan saat babak final nanti,” ungkap Mekeng disambut tepukan tangan dari selruh pemain Desa Ampera.

Sokan Teibang mengaku optimis dengan persiapan dan mental para pemainnya.

“Saya tidak kuatir soal mental mereka. Saya yakin, tidak akan ada ruang kosong di lapangan nanti, karena mereka selalu ada mencari dan menjemput bola. Kami semua optimis dan percaya bahwa Desa Ampera bisa membawa pulang Piala Juara satu untuk kebanggaan NTT. Sebaga Manager tim, kami berjanji untuk terus berbuat menjaga dan mengharumkan nama NTT di dalam dan diluar lapangan,” ungkap Sokan.

Sokan juga memberi apresiasi atas dukungan yang sudah diberikan Kepala BPMD NTT berupa kostum tim dan uang minum pemain.

“Kami tidak melihat besar kecilnya, bagi kami dukungan seperti ini sangat besar artinya. Kami juga berterima kasih kepada Pak Dipo Nusantara Pua Upa yang sudah membantu kami kostum pertandingan. Bantuan ini sangat berarti, karena datang saat kami betul-betul membutuhkan,” ungkap Sokan

Sementara Sipri Seko mengungkapkan, tim Desa Ampera ini akan berangkat menuju Jakarta besok Selasa (27/11) pagi. Sampai di Hotel, langsung melakukan screening pemain, dan persiapan pertandingan.

“Sorenya kami langsung melakukan pertandingan perdana. Sebagai Korwil saya minta doa dari seluruh masyarakat NTT, semoga tim ini sukses dan bawa pulang piala juara,” ujar Sipri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here