Menpora RI Imam Nahrawi menyerahkan Golden Award kepada Fary Djemi Francis sebagai Tokoh Penggerak Olahraga di Perbatasan, saat malam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019, di Surabaya, Jumat (8/2/2019).

Bintangtimur.news – Kupang – Pendiri SSB Bintang Timur Atambua Fary Djemi Francis mendapat apresiasi dari Seksi Wartawan Olahraga Indonesia (Siwo) berupa Golden Award.

Ketua Komisi V DPR RI ini mendedikasikan Golden Award 2019 itu untuk anak-anak di wilayah Perbatasan Indonesia – Timor Leste.

“Terima kasih untuk golden award yang diberikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)-SiWO kategori Penggerak olahraga daerah perbatasan yang saya terima diserahkan oleh MENPORA RI pada malam hari ini 8/2-19 di gedung Grahadi Surabaya. Golden award ini sebenarnya bukan karena saya, tetapi karena spirit dan harapan anak-anak di daerah Belu perbatasan Indonesia – Timor Leste yang selalu memacu saya untuk melakukan sesuatu di sana,” ungkap Fary yang juga Ketua Sport Intelegence PSSI Pusat.

Fary menambahkan, dia dedikasikan golden award ini sebagai kado awal tahun 2019 untuk anak-anak perbatasan. Mereka tinggal di daerah perbatasan tetapi mereka tidak terbatas dalam menggapai mimpi dan harapan.

“Sepak bola dini menjadikan mereka memiliki dunia, mempunyai mimpi besar untuk hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Fary mengungkapkan, bersama anak-anak perbatasan melalui sekolah sepak bola dan akademi sepak bola Bintang Timur Atambua, mereka menenun kain harapan dengan spirit “Membangun harapan di tanah perbatasan”.

“Golden award ini akan semakin memacu kami untuk terus menumbuhkan harapan dan semangat anak-anak perbatasan,” ujarnya.

Bagi Fary, perbatasan hanyalah lokus/tempat. Namun ikhtiar mengejar mimpi meraih bintang tidak terkurung dalam keterbatasan-keterbatasan perbatasan. Sepak bola menjadi jalan meraih bintang, mengejar mimpi.

“Bersama anak-anak perbatasan dan manajemen BeTA serta masyarakat perbatasan, kami menembus batas, meretas sekat. Salam sepak bola. Dari batas untuk Indonesia raya,” pungkas mantan Manager Timnas Pelajar Indonesia U-16 Tahun 2017 dan 2018 Kemenpora RI ini. (AM7)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here