bintangtimur.id–kupang– Perhelatan Danone Nation Cup (DNC) tingkat regional wilayah Bali, NTB, dan NTT segera digelar tanggal 28-28 Januari 2017. SSB Bintang Timur Atambua, menjadi salah satu peserta dari 48 tim yang akan berpartisipasi di event DNC 2017 ini. Kamis (26/1), memakai Lion Air, kontingen SSB Bintang Timur berkekuatan 15 pemain dan dua pelatih yakni Coach Philipus Fernandes dan Coach Herry, resmi dilepas menuju Denpasar oleh Perwakilan Manajemen SSB Bintang Timur Isidorus Lilidjawa.

Isidorus dalam sambutan pelepasannya mengatakan, sesuai pesan pendiri SSB Bintang Timur Fary Francis, tim ini sudah menjadi wakil NTT yang bermain di level regional. Ini berarti, tim ini levelnya sudah berada satu tingkat dengan tim lainnya di NTT. “Tim ini bukan tim biasa lagi. Karena sudah menjadi kebanggaan Belu dan NTT, maka diharapkan semua pemain harus memberi kado perbatasan untuk semua tim yang bertanding melawan Bintang Timur. Sebagai tim di daerah perbatasan, kita harus tunjukkan bahwa kehadiran tim ini memberi warna tersendiri dalam event danone cup,” tegasnya. Masih menurut Fary Francis, juara bukan menjadi target utama, namun yang paling penting ada harapan yang dibangun dari tanah perbatasan melalui para pemain semua. “Ini menunjukkan bahwa kualitas sepakbola perbatasan tidak boleh dianggap enteng. Hadirnya Bintang Timur di event Danone tingkat regional di Bali membuktikan semua bahwa memang ada harapan di tanah perbatasan,” ujarnya.

Head Coach Philipus Fernandes mengungkapkan, semua pemain sudah sangat siap bermain di level ini. Selain itu, kehadiran tim ini akan memberi kesan yang luar biasa, karena ada kado perbatasan yang akan diberikan pemain Bintang Timur untuk setiap tim yang menjadi lawannya di kualifikasi ini. “Saya belum tahu seperti apa kadonya, namun para pemain mengaku mereka sudah siapkan kadonya. Tentu, ini diharapkan bisa menjadi kado terindah SSB Bintang Timur untuk Bali dan NTB,” ujarnya. Fernandes mengaku bangga, dari 14 tim peserta kualifikasi DNC Wilayah II Kabupaten Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara, merekalah yamg tampil sebagai juara pertama, dan berhak mewakili NTT. ” Ini kesempatan emas untuk terus belajar perkembangan sepakbola modern. Apalagi kami juga sudah dijadwalkan akan diterima Manajemen Bali United dalam kunjungan belajar sepakbola di Bali United. Ini kebanggaan dan kehormatan luar biasa untuk Bintang Timur. Kami sangat mengharapkan doa dan dukungan masyarakan Belu dan NTT untuk kesuksesan tim ini,” ungkapnya. (aps).