Bintangtimur.news – Hari ini (18/9/2017) bertempat di Pusat Latihan Sekolah Sepakbola Bintang Timur Atambua, Bupati Atambua Willybrodus Lay, SH., secara resmi membuka coaching clinic untuk para pelatih sepakbola, para guru dan pendamping anak remaja oleh para pelatih lintas benua, Coaches Across Continents (CAC).

Coaching clinic bersama CAC dilaksanakan atas kerja sama Increase Foundation melalui Sekolah Sepakbola Bintang Timur Atambua dengan Uni Papua FC Indonesia – ID Gen Internasional Foundation.

Dua pelatih CAC yang hadir di Atambua adalah Coach Emily Lynn Kruger dari Amerika Serikat dan Coach Tejas Ramakhrisna dari India didampingi Coach Frans Paraibabo dari Uni Papua FC, Indonesia. Para peserta datang dari berbagai daerah di NTT juga dari Timor Leste sebanyak 60 orang, yang terdiri dari 56 peserta laki-laki dan 4 peserta perempuan.

“Kegiatan seperti ini patut kita apresiasi sebab sangat mendukung kita untuk pemberdayaan masyarakat. Dalam 2 (dua) tahun ini kita berharap akan ada pelatih dan pendamping anak-remaja yang berkualitas di Kabupaten Belu. Untuk sepakbola prestasi, tahun 2019 kita bawa piala El Tari ke Rai Belu.” tegas Bupati Willy.

Coach Emily Lynn dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya olahraga khususnya sepakbola sebagai instrumen pendidikan dan pemberdayaan kaum muda. “Selama 3 (tiga) tahun saya bermain bersama klub Portland, lalu saya putuskan mundur sebab saya lebih menyukai sepakbola sebagai alat untuk mendidik generasi muda. Saya yakin kita akan berbagi banyak hal di pekan ini.” ujar Emily.

Direktur Sekolah Sepakbola Bintang Timur Atambua, Joao Francisco Leki, MM.,  mengajak para peserta untuk menggunakan kesempatan yang diberikan sebaik mungkin untuk belajar. “Kesempatan yang sama tak akan terulang. Mari gunakan kesempatan ini untuk berbagi Ilmu.”

Di hari pertama ini para pelatih, guru dan para pembina dilatih beberapa permainan penting seperti Circle Of Friends sebagai pemanasan dan juga berkenalan satu sama lain sebagai tim; Mingle Mingle untuk berbaur satu dengan yang lain; Know Your Rights sebagai media pembelajaran untuk anak dan remaja mengenali hak-hak dasar sebagai manusia, Right To Education, drill untuk menjelaskan bahwa setiap individu memiliki hak untuk belajar dan permainan terakhir adalah Marta For Conflict Prevention, menggunakan role model untuk membangun kesadaran bahwa satu masalah memiliki banyak solusi. Pada titik ini para peserta mulai memahami bahwa sepakbola tak melulu soal menang atau kalah melainkan juga sarat nilai kehidupan.

Bupati Willy secara khusus berterimakasih kepada pendiri SSB Bintang Timur, Ir. Fary Djemy Francis, MMA yang tak lelah memotivasi dan memberi peluang kepada para pelatih dan pendidik untuk belajar dan bekerja mengembangkan potensi anak muda di Kabupaten Belu. (AC)