Bintangtimur.id—-Ketua Umum PSSI Pusat Letjen TNI Edy Rahmayadi dijadwalkan membuka Festival Sepakbola Anak Perbatasan 2017 di Atambua.  Selain kegiatan tersebut, Ketum PSSI akan membagi 1000 bola untuk anak perbatasan.

Direktur SSB Bintang Timur Atambua Jhon Leki, kepada bintangtimur.id, Kamis (23/3), mengatakan, ada berbagai kegiatan yang sudah disiapkan panitia dalam menyambut kedatangan Ketum PSSI dan rombongan di perbatasan Atambua. Selain dua kegiatan di atas, kegiatan lain yang juga dilaksanakan yaitu pertandingan persahabatan antara Masgibol NTT melawan PAMTAS Pemda Belu, workshop pencegahan cedera oleh Mathias Ibo, fisioteraphist PSSI.

“Untuk festival sepakbola anak perbatasan akan dihadiri instruktur sepakbola internasional yaitu Coach Bert Pentury dari Belanda dan Esteban   Huracio Busto dari Argentina. Kedua instruktur itu sudah siap dating ke Atambua,” tegasnya.

Sementara Wakil Direktur SSB Bintang Timur Atambua Alma Costa menambahkan, berbagai kegiatan tersebut direncanakan tanggal 29 Maret-1April 2017 di lapangan SSB Bintang Timur Atambua.

Alma menegaskan, berdasarkan jadwal yang sudah dirilis, tanggal 29 Maret  pembukaan festival sepakbola anak perbatasan  oleh ketum PSSI Pusat, 30-31 Maret 2017 lanjutan festival sepakbola anak perbatasan dan workshop pencegahan cedera.

“Prinsipnya, sesuai jadwal tidak akan ada perubahan. Kami juga mengharapkan Ketum PSSI bisa hadir sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Coach Esteban Huracio Busto menyatakan, dirinya sangat senang bisa dipercaya menjadi salah satu instruktur dalam kegiatan festival sepakbola anak perbatasan. Apalagi kegiatan ini dihadiri langsung Ketua Umum PSSI Pusat.

“Sebagai mantan pemain professional dan sekarang menjadi pelatih, pembentukan pemain sejak usia dini sangat penting. Berbagai kegiatan yang dilakukan SSB Bintang Timur sangat membantu meningkatkan kualitas sepakbola anak perbatasan dan NTT,” ujarnya.

Dia optimis, kualitas anak perbatasan tidak kalah dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, ini hanya soal kesempatan dan latihan sejak dini. “Kalau Bintang Timur sudah memulai sejak dini, semua tinggal menunggu waktu saja untuk prestasi,” ungkapnya.

Pendiri SSB Bintang Timur Atambua Fary Francis menyatakan, kehadiran Ketum PSSI Letjen Edy Rahmayadi sangat membantu mempercepat peningkatan prestasi sepakbola NTT. “Kita bersyukur Pak Ketum menjadwalkan kunjungannya ke daerah perbatasan Atambua. Ini menunjukkan bahwa Pak Ketua sangat menginginkan membangun sepakbola dari perbatasan, dan kita sangat merespon keinginan tersebut,” ujarnya.

Fary berharap, semua pegiat sepakbola NTT dan pengurus PSSI dapat merespons positif kedatangan Ketum PSSI sebagai momentum untuk meningkatkan prestasi sepakbola NTT. “Mari kita bersama-sama menyambut kedatangan Ketum PSSI, sebagai momentum kebangkitan sepakbola NTT. Tentu kita berharap, ada perhatian tambahan untuk kemajuan sepakbola NTT,” ujarnya. (aps)